Jiwa yang terluka
Kesedihan dan lara tiba tiba menggunjang jiwa
Kepergiannya membuat raga seolah tak bernyawa
Ada ada gerangan dengan jiwa..
Hidupnya hampa tanpa kekasih yang selalu dipuja..
Kepergiannya membuat raga seolah tak bernyawa
Ada ada gerangan dengan jiwa..
Hidupnya hampa tanpa kekasih yang selalu dipuja..
Ego yang ada terkadang membuat raga meronta.
Mengkesampingkan perasaan jiwa yang tengah terluka
Membiarkan raga mendominasi dirinya
Tanpa memperdulikan kesedihan dan luka
Mengkesampingkan perasaan jiwa yang tengah terluka
Membiarkan raga mendominasi dirinya
Tanpa memperdulikan kesedihan dan luka
Cinta..tak pernah habis waktu untuk memikirkanmu
Kata-kata itu selalu terngiang ditelingaku, semua hal yang terjadi
melintas difikiranku. Emang benar, saat memikirkan seseorang yang kita
cintai, tak kan pernah habis waktu untuk itu. Hal itu juga membuat kita
bisa kembali bersamangat dalam menjalani hidup.
Menikmati hari-hari yang terasa penuh dengan beraneka warna.
Cinta….sungguh anugrah yang terindah yang diberikan Sang Pecipta pada makhluknya, tanpa cinta tak akan ada kedamaian didalam dunia.
Menikmati hari-hari yang terasa penuh dengan beraneka warna.
Cinta….sungguh anugrah yang terindah yang diberikan Sang Pecipta pada makhluknya, tanpa cinta tak akan ada kedamaian didalam dunia.
Entah apa yang terjadi????
Saat ku mulai merasakan kenyamanan didalam ruang lingkup kerjaku,
kini aku mulai terusik dengan hal-hal yang pada awalnya tidak ku
perdulikan.
Konflik yang terus meradang di lingkungan ini sungguh sangat membuatku gerah dan tak nyaman.
Saling menjatuhkan, perebutan posisi sampai menyudutkan orang lain. segala rumor yang beredar membuatku muak untuk ada dikantor ini.
Saling menjatuhkan, perebutan posisi sampai menyudutkan orang lain. segala rumor yang beredar membuatku muak untuk ada dikantor ini.
Dia Datang kembali…
Setelah beberapa bulan menghilang, dia hadir kembali…kedatangannya
sungguh sangat tidak diduga, menbawa suara tangis dan airmata, juga
kerusakan dimana-mana.
Gempa bumi itulah dia, nama yang cukup santer belakangan ini yang menjadi sebuah traumatik bagi siapa yang mendengarnya.
Gempa bumi itulah dia, nama yang cukup santer belakangan ini yang menjadi sebuah traumatik bagi siapa yang mendengarnya.
Kedatangannya mengubah segalanya, memporak-porandakan seluruh kota
yang dilaluinya, menyisakan reruntuhan bangunan yang tah kapan akan
kembali seperti semula.





Tidak ada komentar:
Posting Komentar